Suvarnabhumi International Airport

Suvarnabhumi International Airport merupakan bandara baru di Bangkok pengganti bandara lama Don Mueng International Airport. Bandara ini digunakan untuk landing dan take off maskapai full service, seperti Emirates, ANA, JAL, Garuda Indonesia, dan lain sebagainya. Sementara, untuk maskapai LCC seperti Air Asia, landing dan take off berada di Don Mueang International Airport. Akses dari Suvarnabhumi menuju pusat kota Bangkok sangat mudah dan murah. Bandara ini juga memiliki fasilitas lengkap dan petunjuk yang jelas. Sebagai first timer di Bandara Suvarnabhumi, menurut saya bandara ini sangat mudah untuk dipelajari. Berikut hal-hal penting mengenai Bandara Suvarnabhumi.

Tidur di Bandara Suvarnabhumi International Airport

Pada short vacation kemarin, saya berkesempatan untuk menginap di bandara ini karena saya tiba tengah malam sehingga harus menunggu pagi untuk melanjutkan perjalanan. Banyak orang yang menginap di bandara Suvarnabhumi, entah untuk mengejar flight selanjutnya atau karena menunggu pagi seperti saya. Tempat paling recommended yang sepi, tidak berisik, dan hangat untuk menginap adalah di muslim prayer room. Sebagai seorang muslim, tempat ini sangat cocok untuk saya karena bisa sekalian sholat dan berkemas. Sebenarnya, muslim prayer room adalah tempat untuk beribadah bukan untuk tidur. Akan tetapi, untuk musafir dalam perjalan jauh seperti saya sepertinya tidur di sini tidak apa-apa. Hehehe. Tidak ada larangan dilarang tidur di dalam muslim prayer room, hanya saja ada larangan dilarang tidur menggunakan pakaian ibadah (mukena). Selama saya tidur di sini, tidak ada petugas yang menegur atapun mengecek. Selain di sini, bayak juga orang-orang yang tidur di kursi ruang tunggu lantai 3. Akan tetapi, tidur di ruang tunggu lantai 3 lebih dingin dan berisik.

Muslim Prayer Room

Letaknya muslim prayer room berada di lantai level 3 dekat dengan Family Mart. Walaupun berada di negara yang mayoritas penduduknya bukan muslim, petunjuk muslim prayer room di sini cukup besar dan jelas. Muslim payer room di sini lebih besar daripada di KLIA. Ruang untuk laki-laki dan perempuan disekat dengan papan triplek. Untuk perempuan, di sini juga tersedia mukena.

Kendaraan Murah dan Cepat Menuju Kota Bangkok

Terletak di pinggiran kota, menggunakan taksi dari Bangkok menuju Suvarnabhumi atau sebaliknya, harus melalui jalan tol. Tarif tolnya cukup mahal, THB 75 dan kena surcharge fee untuk sopir taksi THB 50 jika berangkat dari bandara. Salah satu cara termurah untuk menuju kota Bangkok adalah menggunakan kareta Airport Link. Saya menggunakan Airport Link dari Bandara Suvarnabhumi menuju stasiun pemberhentian Airport Link terakhir di Phaya Tai seharga THB 45 dan ditempuh dalam waktu 30 menit. Lokasi Airport Link berada di lantai paling bawah bandara Suvarnabhumi. Tiketnya, dapat dibeli di vending machine. Sementara, lokasi taksi, bus, dan kendaraan umum lainnya berada satu lantai di atas Airport Link.

Food Court

Level 3 Bandara Suvarnabhumi menjadi tempat yang tepat untuk menunggu ataupun beristirahat. Berbagai macam food court mulai dari minimarket, Burger King, hingga Strarbucks dapat ditemukan di sini. Pada umumnya, makanan di bandara itu sangat mahal, begitu pula di Suvarnabhumi International Airport. Untuk menghemat dan menghindari masakan berbahan babi, saya pun membeli frozen food Crab Friend Chicken seharga THB 45 di Family Mart.

Money Changer

Menarik uang melalui ATM di sini charge-nya sangat mahal. Saya menarik uang dengan VISA Mandiri dan kena pajak THB 222 padahal saya hanya menarik THB 200. Teman saya yang menarik THB 1000 juga kena pajak THB 222. Jadi, sepertinya charge penarikan uang tidak berdasarkan besar uang tetapi banyaknya transaksi. Untuk mengatasi hal tersebut, kita bisa menukarkan uang di money changer. Tapi, menukar uang di money changer bandara juga tidak disarankan karena currency-nya bikin miris. Saya menukar Rp 500.000 dihargai THB 833. Sementara, saat saya menukar di Indonesia Rp 500.000 dapat THB 1,000 lebih . Jika terpaksa menukarkan di sini, banyak bank-bank resmi yang membuka counter di lantai level terakhir di area airport link. Rate dari bank satu dengan bank lainnya sama.

Shower Room

Tidak ada shower room di Bandara Suvarnabhumi yang gratis. Shower room-nya pun hanya bisa ditemukan di lounge beberapa maskapai yang harga lounge-nya cukup mahal. Jadi, untuk menghemat pengeluaran sebaiknya mandi menggunakan tisu basah saja. Hehehe.

Charging Corner

Lokasi charging coner banyak ditemukan di lantai level 3. Di sini, charger via USB juga tersedia.