Mochit Bus Terminal dan Cara Ke Khao Yai

mo-chit-bus-terminal-exterior

Mochit Bus Terminal adalah terminal bus terbesar di Bangkok. Di sini, saya mencari bus dari Bangkok ke Pak Cong untuk mengeksplore kawasan Khao Yai. Sebenernya, kami bisa menyewa taksi untuk mengantar ke Khao Yai, tapi tentu lebih mahal. Terlebih, kami berencana untuk bermalam di Khao Yai. Jarak antara Bangkok ke Khao Yai mirip dengan Jakarta-Bandung, 3 jam perjalanan darat menggunakan bus. Jalanannya sangat lebar dan sedikit sepi, sehingga saat itu saya tidang mengalami macet.

CARA MEMBACA LOKET BUS

Gambar di atas, merupakan loket bus di Mochit Bus Terminal. Saya sangat senang karena bersih dan tidak antri panjang 😀 . Angka yang dilingkari, menunjukkan ke mana tujuan bus tersebut. Karena belum tahu angka untuk menuju Khao Yai, saya bertanya dulu pada bapak satpam di terminal.

BUS DI THAILAND

Bus yang saya tumpangi dari Bangkok ke Pak Chong seat-nya 2-2, ber ac, dan di setiap tempat duduk ada seat beltnya. Bus ini beberapa kali berhenti di lokasi untuk naik turun penumpang. Ada juga penumpang jarak dekat yang berdiri di aisle. Bus tersebut, berbeda dengan yang saya tumpangi  dari Pak Chong ke Bangkok, seatnya 2-1, ber ac, dapat snack, ada kamar mandi, tempat duduk lebar, seat belt, dan tidak berhenti untuk naik turun penumpang di sembarang tempat. Saya lupa harga setiap bus berapa, tapi total naik kedua bus tersebut cost nya THB 320.

TEMPAT MAKAN HALAL DI MOCHIT BUS TERMINAL

Kami berada di Mochit Bus Terminal pagi-pagi sehingga belum sempat untuk sarapan. Saya memilih untuk membeli donat di Dunkin Donut. Sementara, Hengky ingin mencoba makanan tradisional Thailand. Dia menuju food court di Mochit Bus Terminal dan menunjukkan tulisan seperti di bawah untuk membeli makanan halal. Hehehe. Di Thailand, memakan babi menjadi hal biasa sehingga untuk yang mencari halal food sedikit berhati-hati.

DARI TERMINAL PAK CHONG MENUJU HOTEL

Saat itu, sesampainya di terminal bus Pak Chong, saya langsung menuju hotel untuk menaruh tas dan bersiap-siap keliling Khao Yai. Hotel yang saya pesan berada tidak jauh dari terminal bus Pak Chong. Terminal busnya sendiri kecil. Bahkan hanya seperti pul travel di Indonesia. Di sana ada kendaraan unik, mungkin kendaraan tradisional khas Pak Chong. Bentuknya seperti gerobak tapi fungsinya seperti becak. Kami ditawari oleh seorang perempuan untuk naik kendaraan tersebut menuju hotel. Harganya THB 100 untuk 3 orang.

Karena saat itu kami malas untuk mencari kendaraan lain dan jalan kaki, akhirnya mengiyakan untuk menggunakan kendaraan tersebut. Jarak hotel dan terminal bus Pak chong +- 500 m. Sesampainya di hotel, pemilik cottage sekaligus resepsionis saat itu, memberitahu kami jika harga tersebut mahal. Bahkan, kami bisa menelpon cottage untuk dijemput di terminal / statiun Pak Chong dan free. Ternyata, pemilik cottage mengirimi kami email untuk booking jemputan tapi kami tidak membaca. Walaupun begitu, kami tidak terlalu menyesal karena bisa ­­merasakan kendaaraan unik tersebut. Telebih lagi, ibu-ibu yang menyupir kendaraan tersebut happy. Hehehe.

TEMPAT SEWA MOTOR UNTUK KELILING KHAO YAI

penyewaan_motor_di_pak_cong_khao_yai_backpacker_ke_thailand_khao_yai

Pemilik Cottage yang saya tinggali sangat baik hati. Dia mengantarkan kami ke tempat penyewaan motor dengan mobil pribadinya, tanpa biaya tambahan 😀 . Tempat rental motornya professional dan terorganisir dengan baik. Nama rentalnya  adalah TAWEEYON. Selain rental motor, kita juga bisa rental mobil di sini. Tempat rental ini, lokasinya tidak terlalu jauh dari pemberhentian bus di Pak Chong. Harga untuk rental motor adalah THB 300 untuk 24 jam belum termasuk bensin.