Pengalaman Naik Batik Air, Versi Premiumnya Lion Group

Bulan Maret 2018 lalu, saya berkesempatan untuk mencoba pengalaman terbang bersama Batik Air rute Jakarta (Soekarno Hatta) – Banda Aceh (Iskandar Muda). Karena ini pertama kalinya saya naik Batik air, sebelumnya saya riset dulu mencari tahu pelayanan pesawat ini.

Kabarnya, pesawat ini adalah versi full service. Selain Batik Air, versi full service Lion Group ada adalah Malindo. Ada desas desus jika Batik Air adalah versi premium yang dikeluarkan Lion Group untuk menyaingi Garuda. Untuk PP Jakarta-Aceh di bulan Maret lalu, harganya sekitar Rp 1.950.000,-.

Pesawat batik air yang saya naiki adalah jenis Airbus boeing 737-800 dan terdiri 2 kelas, yaitu kelas bisnis dan ekonomi. Kelas bisnisnya terletak di barisan-barisan paling depan. Kelas ekonomi menyusul ada di belakang kelas bisnis. Antara kelas bisnis dan ekonomi, dipisahkan dengan tirai.

FOOD

Karena full services, kita dapat jatah makan satu kali. Jadi, tidak kelaparan selama di perjalanan. Tampilan makanannya sederhana dan rasanya cukup enak. Selama penerbangan diberikan 1 meal dan 1 roti oles butter *gak tau namanya*. Selain itu, juga diberi minum. Saya sudah agak lupa, tapi sepertinya pilihannya tidak terlalu banyak.

ENTERTAINMENT

Salah satu pertimbangan saya memilih maskapai ini tentunya karena pelayanan full services, termasuk in flight entertainment. Terlebih, rute Jakarta-Banda Aceh PP memakan waktu sekitar 4 jam. Tentu saja bosan jika cuma duduk-duduk saja. Menurut review orang-orang, pesawat Batik Air memiliki in flight entertainment. Namun, pesawat yang saya naiki kali ini tidak ada in flight entertainment-nya. Hanya ada majalah dari maskapai seperti pesawat pada umumnya. Karena sudah bereskpektasi ada in flight entertainment, saya tidak menyiapkan entertainment seperti film-film di laptop dan handphone. Sebagai pelanjaran, untuk kedepannya, lebih baik jika mau naik maskapai ini persiapakan self in flight entertainment. Hehehe.

SEAT

Source: batikair.com (zaman masih ada in flight entertainment)

Leg roomnya lega, lebih lega dari Lion Air dan Citilink. Dari website Batik Air, dituliskan jika leg room Batik Air adalah 32” sehingga sangat nyaman untuk mengistirahatkan kaki. Seatnya 3-3 dan kursinya agak tipis. Walaupun tipis, tetap nyaman.

HOSPITALITY

Uniknya, pesawat Batik Air rute Jakarta-Banda Aceh ini pramugarinya berkerudung semua. Kerudungnya seperti kerudung di Indonesia pada umumnya, tertutup.

Overall terbang bersama batik oke. Kecewanya, ternyata tidak ada in flight entertainment. Jadi, bedanya dengan LCC hanya dari segi kabin bersih tanpa iklan, leg room lebih lega, dan dapat makanan. Sekian review Batik Air dari saya, semoga bermanfaat! 🙂

*Pengalaman Hengky Anang Wijaya ditulis oleh Fanniya*