Review Jujur Airy Rooms

pengalaman-menginap-di-airy-room-hotel-akomodasi-kamar-sunrise-meal

Ini adalah kali pertama saya menggunakan penginapan Airy Rooms. Saya memesan Airy Rooms via Traveloka. Saat itu, saya mencari lokasi property terdekat dari Sabuga dan bertemulah dengan Airy Rooms Sangkuriang. Hotel-hotel di dekat Sabuga saat itu penuh karena bertepatan dengan wisuda Oktober ITB. Dengan penilaian di Traveloka 8.0, saya pikir property ini cukup bagus / standar. Rate harga saat itu adalah Rp 616.216 untuk 2 malam.

 

LOKASI

Lokasinya cukup sulit ditemukan. Saya mencari di Jalan Sangkuriang no 15 seperti yang tertera di Traveloka. Namun, yang ada di jalan tersebut adalah apartemen Beverly Dago. Saya pun bertanya pada Pak Satpam apartemen terlebih dahulu. Kata beliau, penginapan di jalan Sangkuriang no 15 adanya High Quality Homestay. Lokasinya berada di belakang apartmen Beverly Dago.

Saya pun menuju lokasi yang di maksud oleh Pak Satpam. Dan benar, di lokasi tersebut ada High Quality Homestay. Di lokasi tersebut, tidak ada lampu Airy Rooms seperti yang biasa saya lihat di property lain. Ketika saya masuk, tidak ada resepsionis. Yang ada adalah satpam penunggu homestay. Kemudian, Pak Satpam tersebut memberikan kertas form pemesanan dan pulpen untuk saya isi sendiri.

Kamar yang dipesan berada di dalam rumah-rumah mirip villa dan terdiri dari 3 lantai. Satu rumah ada 2 sampai 3 kamar. Saat itu, kamar yang saya pesan berada di lantai 3. Tidak ada lift. Beruntunglah, Pak Satpam membantu saya mengangkat koper. Sebagian rumah di area ini ada penghuningya, sebagian kosong, dan sebagian sedang direnovasi. Cukup sepi untuk menyendiri dari kepenatan kota.

 

FASILITAS KAMAR

Kamar yang saya pesan saat itu adalah family rooms, which is at least bisa untuk Bapak – Ibu – dan satu anak. Ketika saya pesan gambarnya juga memang ada 2 bed, yaitu 1 bed besar dan 1 bed kecil. Ternyata, kamar ini hanya bisa untuk 2 orang, jika nambah orang bayar lagi Rp 100.000,- per malam.

Begitu saya memasuki kamar, saya cukup happy karena ada complementary snack yang berisi beng-beng, better, dan air mineral. Saya juga mendapatkan kamar dengan 2 bed besar, bukan 1 bed besar dan 1 bed kecil seperti di gambar Traveloka. Bangunan di property ini memang banyak menggunakan kayu untuk sekedar aksesoris ataupun  benar-benar berperan sebagai tembok.

Ada televisi flat yang besar. Namun, sepertinya tv tersebut menggunakan parabola sehingga channelnya kurang lengkap.

Rungannya sangat besar, ada 1 AC yang terletak di atas lemari dekat pintu. Menurut saya, AC nya kurang cepat dingin. Mungkin efek habis naik 2 tangga kali ya… Tapi, cukup  untuk mendinginkan ruangan walau menunggu sedikit lama. Ada satu lemari besar berlapis kaca untuk menyimpan barang-barang. Di almari itu pula, ada handuk yang bisa digunakan.

Sepertinya, kamar ini adalah property lama yang direnovasi. Beberapa barang sudang usang dan beberapa barang sudah diperbaiki. Namun, semua colokan yang tertancap di dinding di property ini copot seperti gambar di atas.

Di Traveloka dan Airy Rooms bilang, bahwa property ini ada wifi. Bahkan, iklan di Traveloka bilang tamu bisa menikmati akses wifi yang tidak terbatas. Airy Rooms juga menjamin ada wifi. Namun, ketika saya menanyakan password wifi pada satpam, dia bilang tidak ada. Begitu pula ketika saya menanyakan pada resepsionis, dia bilang tidak ada.

Saya sangat kecewa dengan kebersihan di property ini. Beberapa laci tidak benar-benar dibersihkan seperti gambar di atas. Di kasur, bercak-bercak kuning di sprei dan selimut juga terlihat jelas.

KAMAR MANDI

Kamar mandinya cukup unik. Toilet dan shower room terpisah. Shower room berada di kanan dan toilet berada di kiri. Menurut saya, konsepnya bagus, unik dan mewah. Namun, kamar mandinya tidak benar-benar bersih dan beberapa perlengkapan sudah usang. Ketika saya masuk, lantai tidak benar-benar bersih dan ada rambut seperti bekas rontok keramas yang belum dibersihkan.

Wastafelnya sedikit renggang seperti mau copot. Air di wastafel dan kamar mandi bisa sewaktu-waktu macet. Terlebih, jika kamar mandi di lantai 1 atau lantai 2 sedang menggunakan air. Jadi, beberapa kali ketika saya mandi dan gosok gigi air macet sehingga harus menunggu beberapa menit hingga air kembali mengalir. Yang bagus, air panasnya benar-benar panas.

Amenitiesnya lengkap seperti amenities airy rooms pada umumnya, dimasukkan ke dompet biru tulisan airy rooms. Karna fotonya waktu mau check out, jadi udah diambil mami 😀 .

Dari jendela di dekat kamar mandi, kita bisa menikmati pemandangan kolam renang apartemen sebelah.

All in all, ini pertama kalinya saya kecewa dengan property yang saya pesan lewat Traveloka. Saya belum pernah sekecewa ini ketika memesan hotel di Traveloka baik hotel dalam negri atau pun luar negri. Ini juga pengalaman pertama saya dan kecewa menggunakan Airy Rooms. Next, mungkin saya tidak akan menggunakan Airy lagi. Mengingat, ketika saya ngobrol keluh kesah saya tentang property ini kepada adik saya, dia juga mengalami hal yang mirip ketika menggunakan Airy Rooms di Semarang. Mungkin akan menggunakan lagi jika jaminannya benar-benar menjamin. 🙂