Super Comfy di Villa Kirani Ubud

Business trip bulau April 2018 lalu, saya dan teman-teman berkesempatan untuk menginap di Villa Kirani, Ubud. Dari luar, villa ini tampak seperti rumah biasa. Namun, setelah masuk ke dalam villa dan bertemu dengan staff-staffnya, hospitality dan fasilitas tidak kalah dengan hotel bintang 5.

Villa ini masih sangat baru. Buka sekitar 2 minggu sebelum kami menginap. Walaupun begitu, semua staffnya sudah sangat berpengalaman. Terlebih manager villa yang menjadi host villa ini di AirBnb, sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia hospitality. Lokasinya juga dekat pusat-pusat wisata daerah Ubud. Siangnya, kami main ke tegalalang dan malamnya makan di bebek bengil.

Kami disambut dengan watermelon juice begitu sampai di lokasi. Saat itu, kami memesan villa ini via AirBnb, dengan rate harga per malam Rp 1.300.000,-. Dalam satu kamar ada 2 bed: king bed bisa untuk 2 orang dan single size bed bisa untuk 1 orang. Jadi, bisa buat bertiga. Kalau dibagi 3, per orang sekitar Rp450.000,- per malam.

Tempat Parkir Villa Kirani, Foto via Booking.com

Ada tempat parkir di dalam villa tapi agak sempit. Jika tidak dapat tempat parkir, bisa minta tolong staff villa cariin. Tetap gratis kok. Paling jalan dikit. Total kamar di bangunan villa yang kami tempati ada 4 kamar. Tipenya sama seperti semua, harganya juga sama baik yang di lantai 2 atau di lantai 1. Di lantai satu, langsung bisa nyebur ke kolam renang. Di lantai dua, bisa duduk-duduk manja di teras sambil lihat matahari sore terbenam. Saat itu, satu rumah full kami booking. Jadi, bisa leluasa naik turun. Hehehe.

 

Antara king bed dan single bed diberi cabinet partition. Kalau menginap bersama anak, orang tua jadi lebih punya privasi. Konsep villa ini adalah tradisionlal Jawa. Pernak pernik wayang, batik, dan ukiran kayu digunakan untuk pemanis ruangan. Bantal di setiap bed ada banyak. Yang terbiasa menggunakan guling, bisa gulingan pakai bantal kecil berbentuk wayang.

Foto via Booking.com

Di samping king bed, ada jendela kaca bening besar, view persawahan di samping kamar pun terihat jelas. Waktu matahari menuju terbenam, langitnya bagus banget. Ungu ke-pink-pink-an. Sayangnya, lupa memoto karena asyik ngobrol.

Di depan jendela kami, view-nya langsung kolam renang. Kolam renangnya lumayan dalem dihiasi air mancur monyet pipis. Di kanan kiri jendela terdapat tempat make up dan TV. Saya lupa tv-nya pakai indovision atau apa, tapi lumayan lengkap channel-nya.

Selain disambut dengan watermelon juice, kami juga disambut dengan bunga-bunga segar yang ditata di sudut-sudut ruangan dan bath tub kamar mandi. Buat yang honeymoon, bisa request sambutan bunga yang lebih heboh.

Terletak di Ubud yang terkenal dengan terasiring sawah, ini view di samping kamar kami. Kalau pagi, kita bisa lihat petani-petani menggarap sawah.

Karena masih baru, furnitur-furnitur di Villa ini kinclong dan bersih.

Dalam satu kamar, terbagi menjadi tiga bagian: tempat tidur, wadrobe area, dan kamar mandi. Wadrobe area dilengkapi mini bar dan refrigerator.

Ini adalah salah satu sisi area wadrobe room. Air di wastafel bisa diatur dingin/panas. Amenitiesnya lengkap. Banyak lemari. Buat yang suka ruangan clean alias apa-apa disembunyiin di lemari, cocok banget. Hehehe. Botol di samping itu sabun cuci tangan. Oh iya, ada pakaian handuk kimono juga. Bisa ala-ala habis mandi.

Masih pakai seragam dinas. Hehehe. Wadrobe area cukup lega, bisa buat guling-guling dan ada lemarinya besarnya. Ada brankas mini di lemari. Yang lebih penting lagi, kacanya besar bisa buat preview ootd.

Malam-malam habis maghrib, kami berenang. Airnya dingin euy. Gak begitu lama, setengah jam kemudian kami sudah mentas semua.

 

Kamar mandinya super besar dengan bathtub setengah lingkaran. Di kanan kiri bath tub, ada shower area dan toilet. Di dalam bath tub ditebarin bunga mawar. Sehabis berenang, saya menyempatkan untuk berendam air hangat di sini dengan bunga mawar di kanan kiri sambil maskeran. Hehehe.

Di samping bath tub ada jendela yang mengarah ke taman kecil. Tapi tidak dibuka, takut ada yang ngintip.

Keesokan paginya, pukul 8 semua cowok-cowok sudah pada selesai breakfast dan kami ciwi-ciwi masih rempita dandan dan packing karena hari ini kami ke seminyak dan pindah villa. Beberapa juga harus balik duluan ke Bandung dan Jakarta.

Awalnya, kami hanya memesan kamar saja. Tapi, biar tidak ribet nyari makan pagi akhirnya kami memesan breakfast. Breakfastnnya seperti penampakan di atas. Masing-masing orang mendapatkan sepiring kue (seperti kue leker tapi seperti pan cake) dan sepiring buah. Rasanya biasa saja. Tapi, ditemani pemandangan sawah dan matahari pagi, rasanya jadi lebih enak. Hehehe.

Villa satu kamar, foto via Booking.com

Di samping bangunan villa yang kami tempati ada villa satu kamar yang bagus banget dengan private pool dan bisa disewa bulanan. Waktu kami di sana, ada yang nyewa bule dari Kanada. Per bulannya, sekitar 20 jutaan. Dilihat dari fotonya menarik banget, konsepnya modern menyatu dengan dengan alam dan private poolnya langsung menghadap ke sawah.

Jika ingin pesan Villa Kirani lewat AirBnb, ada voucher 300 ribu ++. Langsung saja daftar lewat link ini. Cuma lewat link ini aja, kalau enggak gak dapet! 😀 Vouchernya bisa digunakan untuk memesan apapun di AirBnb 🙂 . Selain AirBnb, Villa ini juga listing di Booking.com dan Traveloka. Overall, hospitalitynya luar biasa, bersih, nyaman, dan kurang lama stay di sini. Recommended 😀