Singapura Hari ke 2: Universal Studio, Sky Luge, Cycling Sentosa, Wings of Time

Hari ini agenda kami dihabiskan penuh di pulau Sentosa. Pulau penuh atraksi yang berada di seberang Singapura ini memang khusus digunakan untuk area wisata. Ada banyak sekali atraksi mulai Universal Studio, Wings of Time, Madame Tussadns, hingga SEA Aquarium. Kami tidak mencoba semua wahana, karena budget bisa super bengkak. Hehehe. Kami memilih 2 wahana, yaitu Sky Luge dan Wings of Time. Kedua tiket wahana tersebut dibeli via KLOOK. Jadi, tinggal scan dan masuk, tidak perlu ngantri beli tiket.

Harbour Front

Ada berbagai cara menuju ke Sentosa Island. Lebih lengkapnya, saya ulas di sini. Cara terhemat dan tersehat, adalah berjalan kaki via harbour front. Sebenarnya, jarak antara Harbour Front dengan Sentosa Island tidak terlalu jauh. Sekitar 500 meter. Tidak perlu takut kepanasan karena di sini ada jalur teduh nya, seperti gambar di atas. Di jalur teduh, pejalan kaki juga dibantu dengan eskalator. Ketika saya melewatinya, beberapa eskalator sedang diperbaiki.

Jika melewati Harbour Front, pemandangan sekitarnya bagus. Laut di sini bersih banget. Tidak ada sampah dan bening. Ada beberapa cafe di walking area Harbour Front. Rasanya, asyik sore hari duduk di cafe pinggir laut sambil melihat sunset dan lalu lalang kapal.

Universal Studio

Lokasi Universal Studio tidak jauh dari pintu masuk menuju sentosa Island. Jika jalan kaki dari Harbour Front, melewati Madam Tussands lalu sampai deh. Kami tidak masuk ke Universal studio. Mahal dan USS kurang gedhe, alesan padahal pengen. Hehehe. Jadi, hanya foto di depan bola dunia dan berbelanja di sekitar area USS.

Sepulang dari menyaksikan Wings of Time, kami melewati bola dunia USS lagi. Ternyata, kalau malam hari juga asyik dan lebih bagus. Tidak perlu rebutan karena gak ada yang foto selain kami. Hehehe. Saat itu, kami foto di sini sekitar jam 9 malam.

Sky Luge

Kami excited untuk langsung mencoba begitu sampai di area Sky Luge. Namun, langit mendung dan gerimis sehingga kami menunggu langit sedikit cerah agar fotonya bagus. Begitu mulai naik chairlift, ternyata ngeri sekali dan seru. Jika di salju, mungkin kalau jatuh empuk, tapi ini bawahnya hutan dan jalan raya. Di tambah lagi, ada beberapa helm yang terjatuh. Helm lhoh ya, bukan orang. Sebenarnya, cukup aman karna di seat ada pengamannya. Tapi, kalau ada angin ya swing swing sereeem.

Selain pemandangan hijau, kita juga bisa lihat pemandangan laut di sini. Ngeri-ngeri sedep sih. Karena kamera HP pecah, saya gak sempat foto-foto. Hanya ada foto Hengky yang diambil dengan tangan bergetar. Pemandangan di belakang Hengky adalah laut dan beberapa kapal tanker. Ada juga pulau kecil yang ada di samping Pulau Sentosaa.

Setelah naik ke atas bukit dengan chairlift, permainan luge dimulai. Kendaraan luge tanpa pedal atau pun mesin sehingga kontur jalanan yang bisa dilalui hanya jalanan menurun. Remnya pun unik. Ada 3 jalur dan kita dapat memilih satu jalur untuk satu permainan. Jarak tempuh antara ketiga jalur tersebut mirip. Hanya saja, tema jalur nya berbeda-beda.

Ini adalah area finish dari Sky Luge. Helm nya warna warni dan kita bebas memilih saat akan menaiki Chairlift. Kami membeli tiket 1 kali Chairlift dan 1 kali Luge. Ada berbagai macam package Sky Luge. Ada yang 2 x, 3x, atau lebih. Ternyata, naik sekali emang tidak cukup. Hehehe.

Cyling Around

Ada banyak sepeda orange di sekitar Pulau Sentosa yang membuat kami penasaran sebenernya sepeda ini untuk apa. Ternyata, adalah sepeda bike sharing. Kita bisa meminjam sepeda ini via apps. Kuncinya diunlock via aplikasi. Untuk menemukan sepeda ini, kita bisa melacak keberadaanya via aplikasi. Pembayarannya juga via aplikasi. Lebih asyiknya, kita dapat memarkirkan sepeda ini dimana saja dan harganya murah. SGD 0.5 per jam! Beruntungnya, kami mendapatkan voucher 30 menit free ride 10 kali. Provider sepeda kami saat itu adalah mobike. Bersepeda sore di pulau sentosa sangat seru. Ada area cycle track sendiri dan dapat menjelajah pulau lebih jauh.

Beach

Pulau Sentosa memiliki beberapa pantai. Kami menuju pantai di dekat lokasi acara Wings of Time untuk menunggu hingga acara tersebut dimulai Di pantai ini, banyak anak-anak pada bermain air. Ada juga beberapa yang bermain water sport. Karena tidak membawa baju ganti dan tidak dapat basah-basahan, kami hanya duduk-duduk di pinggir pantai bawah pohon sambil menikmati angin laut.

Shopping Area

Bersepeda dan bersantai di pantai sudah. Namun, kami masih memiliki waktu kurang lebih 2 jam sebelum acara Wings of Time pukul 8 malam. Kami pun ke shopping area terlebih dahulu di dekat universal studio. Berbelanja di Watson, Garret, dan cemilan-cemilan lain. Saya dan Liina berbelanja dan berkeliing-keliling. Sementara, Hengky duduk menunggu kami sambil ngoding dari HP. wkwkwk.

Wings of Time

Untuk menutup acara di Pulau Sentosa hari ini, kami menonton pertunjukan Wings of Time. Pertunjukan ini adalah pertunjukkan air mancur dan video mapping. Ada sebuah cerita yang diceritakan melalui video mapping dan air mancur tersebut. Keren banget! Apalagi acaranya di pinggir pantai dengan background laut.

Chinatown

Sepulang dari Pulau Sentosa, kami mampir ke China Town. Lokasi ini adalah lokasi favorit untuk berburu oleh-oleh. Harganya murah-murah tapi kualitasnya sesuai. Hehehe. Saat itu, kami membeli kaos 10 SGD 5. Sekali cuci langsung hancur sablonannya. Wkwkwk.